16 Cara Mengatasi Anak Susah Belajar Agar Rajin dan Semangat

Perkembangan anak memang menarik untuk diamati sejak mereka masih bayi. Bayi menikmati waktu mereka untuk berkembang dengan minum ASI dan hanya bermain. Sejak masa pertumbuhan ini anak-anak mengenal banyak hal. Biasanya anak juga memiliki rasa penasaran yang cukup tinggi sehingga mereka selalu bertanya tentang banyak hal. Namun ketika Anda mencoba mengajak anak untuk masuk ke lembaga bimbingan khusus untuk anak maka terkadang anak menjadi bosan dan tidak mau belajar. Ini memang bukan masalah yang baru karena hampir semua orang tua pernah mengalami hal ini.

Nah, bagaimana jika ini terjadi dengan anak Anda. Simak beberapa cara mengatasi anak susah belajar, seperti dibawah ini:

1. Ciptakan lingkungan yang hening

Jika Anda memiliki anak-anak yang sulit untuk berkonsentrasi maka Anda sebaiknya mulai membuat suasana rumah menjadi lebih hening. Matikan semua televisi, radio dan berbagai aktivitas ponsel yang mengeluarkan suara. Mungkin ketika suasana ramai anak tidak bisa belajar sehingga mereka sulit untuk mulai belajar. Kondisi ini juga bisa membantu anak yang sedang menjalani terapi anak terlambat bicara.

2. Berikan ruangan khusus

Anak-anak biasanya membutuhkan hal khusus yang bisa membuat semangat belajar mereka kembali naik. Anda bisa mengaturnya dengan membuat ruangan khusus untuk belajar anak. Caranya dengan membuat area khusus di kamar anak. Berikan perabotan khusus anak seperti meja, kursi, meja belajar dilantai dan rak buku. Buat suasana ini seperti ketika mereka sedang mengunjungi perpustakaan atau sedang belajar di sekolah mereka. Kemudian sebagai hiburan maka pertimbangkan untuk memberi hiasan seperti stiker dinding sesuai dengan kesukaan anak-anak. Membuat ruang khusus ini juga bermanfaat sebagai cara mengatasi anak manja agar bisa mandiri.

3. Berikan peralatan belajar yang disukai anak-anak

Anda mungkin sudah tahu bahwa sebenarnya anak-anak sudah tertarik dengan pensil dan kertas ketika mereka masih sangat kecil. Dengan melihat semua ini maka Anda bisa memberikan berbagai peralatan tulis untuk mendorong anak bisa belajar dengan baik. Jangan memberikan berbagai peralatan tulis untuk anak sebab mereka mungkin tidak sesuai dengan selera. Lebih baik berikan kesempatan kepada anak untuk memilih sendiri apa yang mereka sukai. Termasuk membebaskan anak untuk memilih warna dan bentuk yang mereka sukai. Jadi cara ini akan membuat anak lebih semangat untuk  belajar.

4. Buat waktu khusus untuk anak tapi tidak terikat

Kebiasaan belajar dengan waktu khusus sebaiknya sudah diterapkan sejak masih anak-anak. Anda bisa mencoba untuk memberikan kebebasan kepada anak untuk memilih waktu belajar yang sesuai dengan keinginan mereka. Misalnya seorang anak sekolah dasar kelas 1 mungkin akan merasa sangat lelah ketika harus belajar saat baru pulang sekolah. Jadi pengaturan waktu belajar harus mengikuti keinginan anak. Terkadang keinginan waktu belajar juga bisa berubah setiap hari dan ini sangat baik untuk mencegah rasa bosan belajar. Tips ini juga bisa membantu sebagai cara mengajari anak membaca agar tidak tertekan di rumah.

5. Berikan waktu untuk istirahat

Anak-anak terkadang merasa bosan dan sangat lelah. Namun jika Anda terus memaksa untuk belajar maka sulit untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Justru anak-anak akan merasa sangat bosan dan lelah. Jadi kuncinya berikan waktu istirahat kepada anak. Biarkan mereka untuk istirahat hingga fisik dan pikiran anak kembali pulih. Hasil belajar dengan metode seperti ini lebih baik daripada terus memaksa anak untuk belajar.

6. Bantu anak untuk memilih materi

Banyak anak-anak yang baru masuk sekolah dan mereka tidak mengerti apa yang sebenarnya telah dipelajari di sekolah. Kemudian hal ini membuat anak-anak merasa sangat malas ketika belajar di rumah. Pada dasarnya anak tidak mengerti apa yang harus dipelajari dan bagaimana cara untuk mempelajari. Jadi orang tua memiliki peran untuk membantu memilih materi belajar. Jika perlu maka berikan poin penting dari setiap materi yang dipelajari oleh anak. Guru di sekolah mungkin tidak bisa membantu hal ini dan orang tua memiliki kewajiban yang sama seperti guru. Jika orang tua bisa bersikap seperti ini maka bisa menjadi

7. Rasa percaya diri

Ketika anak mulai mendapatkan beberapa tes di sekolah maka mereka menghadapi tekanan yang berat. Tidak hanya dari orang tua yang selalu berpesan untuk mendapatkan nilai yang bagus. Tapi terkadang tekanan itu datang dari lingkungan kelasnya. Persaingan di sekolah membuat anak-anak merasa tidak percaya diri. Untuk mengatasi hal ini maka Anda bisa mempertimbangkan untuk membantu anak. Berikan pujian dan bantu anak mempelajari mengulang materi. Jika mereka mendapatkan hasil yang bagus maka berikan hadiah kepada anak. Memberi pujian sesuai porsi juga bisa menjadi cara mendidik anak hiperaktif  dan mengatasi  penyebab anak cepat marah.

8. Jangan memaksa anak saat frustasi

Saat anak-anak merasa tertekan mungkin disebabkan karena anak tidak ingin belajar atau sulit untuk mempelajari sesuatu. Frustasi pada anak jika terus dibiarkan maka bisa menyebabkan anak malas belajar, tidak mau mengerjakan tugas dan emosi yang tidak stabil. Kondisi ini sering terjadi pada anak hiperaktif dan tantrum. Karena itu Anda harus tahu kapan waktu anak mengalami frustasi. Jangan mengajak anak untuk belajar, tapi ajak anak untuk sedikit bermain di luar rumah. Jika suasana hati anak sudah lebih baik maka Anda bisa membujuk anak untuk belajar lagi.

9. Terlibat dengan apa yang dipelajari anak

Orang tua mungkin merasa terlalu sibuk dan hanya mengawasi anak saat belajar. Cara ini bisa membuat anak merasa malas karena mereka merasa tidak mendapatkan bantuan apapun. Dan pengawasan dari orang tua terlihat seperti ketika mereka sedang di sekolah. Karena itu Anda bisa merubah kebiasaan ini. Cobalah untuk masuk ke berbagai hal yang dipelajari anak. Jika Anda bisa maka ajari anak tentang masalah itu jika tidak bisa maka coba cari tahu dengan internet.

10. Membiasakan untuk bertanya dengan baik

Sebagai orang tua maka Anda tidak boleh membiasakan membentak anak ketika anak gagal dalam melakukan tugas. Lebih baik jika Anda membina hubungan yang dekat dengan anak. Tanyakan apa saja yang sudah mereka pelajari dan bagaimana kondisi sekolah atau guru ketika memberikan pelajaran tersebut. Termasuk jika anak mulai malas belajar maka tanyakan apa penyebabnya. Mungkin saja mereka sebenarnya hanya membutuhkan hal ringan yaitu merasa dianggap istimewa oleh orang tua sendiri.

11. Ceritakan pengalaman belajar Anda

Anda juga bisa mencoba menceritakan pengalaman belajar kepada anak. Berikan bayangan kepada anak  bagaimana cara Anda saat masih kecil dan mencoba untuk belajar. Ceritakan dengan jujur karena saat Anda bercerita maka anak bisa merasa lebih semangat dan bersyukur. Langkah ini sangat penting untuk menjaga agar semangat anak tetap ada meskipun mereka melewati masa belajar yang sulit di sekolah. Ajak anak untuk berbincang dari hati ke hati.

12. Berikan pengertian bahwa salah itu tidak apa-apa

Terkadang tuntutan orang tua ke anak menjadi sangat berlebihan ketika anak-anak sudah masuk sekolah. Hal ini menjadi beban untuk anak karena mereka merasa harus menjadi yang paling sempurna. Akibat tekanan ini maka biasanya anak merasa malu atau marah ketika gagal belajar  atau gagal saat tes. Dan orang tua harus memberikan pengertian bahwa kesalahan itu tidak apa-apa. Katakan bahwa Anda tidak marah atau sedih. Justru katakan kepada anak bahwa kesalahan ini bisa menjadi kebenaran untuk cara selanjutnya.

13. Berikan motivasi kepada anak

Orang tua harus mendukung anak dan caranya memang harus terlihat oleh anak-anak. Ini mungkin sulit untuk orang tua yang sering bepergiaan dan jarang bertemu dengan anak. Namun Anda bisa menerapkan berbagai cara untuk memberikan motivasi kepada anak. Simak tips berikut ini:

  • Tanyakan kepada anak tentang beberapa hal yang mereka inginkan, dan saat berhasil berikan itu kepada anak sebagai kejutan.
  • Ajak anak berjalan-jalan saat hari libur untuk melihat perkembangan mereka.
  • Ajak anak untuk pergi ke toko buku dan bebaskan mereka memilih buku yang mereka sukai, termasuk komik misalnya.
  • Ajarkan anak-anak untuk berkreasi sesuai dengan minat mereka. Misalnya dalam bidang musik, seni lukis, kerajinan atau berbagai kreasi lain. Cara ini bisa membuat mereka tidak bosan dengan berbagai pelajaran yang sudah menjadi aktifita sehari-hari.
  • Ajak anak untuk berolahraga bersama dan saat itu menjadi kesempatan Anda kepada anak untuk bercerita dan memberikan nasehat yang penting bagi masa depan anak.
  • Jangan terbiasa untuk membantu anak dengan cara yang tidak benar, seperti selalu meminta bantuan kepada guru untuk memberikan nilai yang bagus atau mengancam anak.

14. Ketahui jika anak sakit

Kemudian Anda juga harus mencari tahu jika kemungkinan anak sebenarnya sakit sehingga tidak mau untuk belajar. Tanyakan kepada anak apa yang mereka rasakan. Beberapa anak mungkin tidak menunjukkan gejala tapi tubuh mereka menjadi lebih lelah karena pikiran yang terlalu stres. Jika anak sakit maka beri ijin anak untuk tinggal di rumah dan tidak memaksa diri untuk pergi ke sekolah. Ini lebih bijak daripada memaksa anak untuk tetap sekolah.

15. Cari tahu perkembangan anak dari guru

Jika anak Anda menunjukkan rasa malas belajar yang sangat parah dan Anda kehabisan cara untuk merubah maka tanyakan kepada gurunya. Namun ketika Anda bertanya maka jangan sampai anak tahu karena mungkin dia akan merasa malu dan marah. Anda bisa bertanya beberapa hal seperti bagaimana aktivitas anak di sekolah, bagaimana hubungan anak dengan teman mereka dan bagaimana tingkah laku anak. Jika anak ternyata sangat baik di sekolah mungkin anak Anda merasa ada yang tidak sesuai dengan kondisi di rumah.

16. Jangan berdebat dengan anak

Anda sebaiknya juga membiasakan untuk tidak pernah berdebat dengan anak. Berdebat panjang bisa menyebabkan anak marah dan merasa bahwa pendapat mereka tidak diakui. Yang perlu Anda lakukan adalah mengajak anak berbicara baik-baik. Apa masalah mereka tidak mau belajar dan bagaimana solusi yang coba Anda berikan. Jika Anda melawan apa yang dikatakan anak justru mereka bisa merasa tidak nyaman dan marah.

Sumber : https://hamil.co.id/anak/parenting/cara-mengatasi-anak-susah-belajar

Leave a comment